Lompat ke isi utama

Berita

Ngabuburit Edukatif, Perkuat Sinergi Islam dan Demokrasi

Penetapan DCT

Kota Mungkid – Bawaslu Kabupaten Magelang kembali menghadirkan Ngabuburit Pengawasan sebagai inovasi edukasi Ramadan. Episode ini membahas Pemilu dan Demokrasi dalam Islam. Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang Fauzan Rofiqun menjadi narasumber utama. Program disiarkan melalui YouTube resmi lembaga.

Dalam paparannya, Fauzan menyampaikan bahwa pemilu adalah instrumen kedaulatan rakyat. Islam mengajarkan nilai amanah, keadilan, dan tanggung jawab dalam kepemimpinan. Demokrasi yang berintegritas harus berlandaskan nilai moral tersebut. Hal ini menunjukkan adanya keselarasan antara demokrasi dan ajaran Islam.

Ia juga mengulas pentingnya musyawarah dalam pengambilan keputusan. Konsep syura menjadi landasan dalam membangun kebersamaan. Partisipasi publik menjadi kunci dalam menjaga legitimasi kekuasaan. Tanpa keterlibatan masyarakat, demokrasi tidak akan kuat.

Fauzan mengajak masyarakat untuk memperkuat komitmen pengawasan partisipatif. Literasi politik harus terus ditingkatkan. Ramadan menjadi momentum refleksi memperbaiki kualitas demokrasi. Kesadaran kolektif akan melahirkan pemilu yang jujur dan adil.

Melalui program ini, Bawaslu Kabupaten Magelang menunjukkan komitmennya dalam edukasi publik. Ngabuburit Pengawasan menjadi ruang dialog yang inklusif dan mencerahkan. Semoga kegiatan ini menambah wawasan masyarakat. Demokrasi berintegritas dapat terwujud melalui sinergi bersama.

penulis: desiana