Lompat ke isi utama

Berita

Coktas Bawaslu Magelang Sasar Data Pemilih di Luar Negeri

tempuran

Kota Mungkid — Bawaslu Kabupaten Magelang menjadikan Konsolidasi Demokrasi sebagai ruang untuk memperkuat pengawasan data pemilih. Salah satu bentuknya dilakukan melalui Coktas terhadap pemilih yang diketahui sedang berada di luar negeri. Kegiatan dilaksanakan di Desa Pasuruhan dan Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, Rabu (23/09/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan pengawasan menuju Pemilu 2029. Bawaslu melakukan pencermatan terhadap data pemilih berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat dan keluarga. Tim kemudian melakukan verifikasi langsung untuk memperoleh gambaran faktual mengenai keberadaan pemilih.

Sebanyak tiga pemilih menjadi sasaran verifikasi. Agus Diana di Desa Pasuruhan diketahui masih bekerja di Brunei Darussalam. Sedangkan Leni Dianawati dan Siska Ritanti di Desa Kalinegoro masing-masing diketahui bekerja di Singapura dan Malaysia.

Tim Bawaslu melakukan koordinasi dengan pemerintah desa serta keluarga pemilih. Informasi yang diperoleh kemudian dikonfirmasi dan dikoordinasikan dengan KPU Kabupaten Magelang. Hasilnya, ketiga data pemilih tersebut dinyatakan TMS.

Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang Muhammad Hafidh mengatakan Konsolidasi Demokrasi tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga dapat diisi dengan kegiatan yang menghasilkan informasi faktual untuk pengawasan. Menurutnya, pencermatan data secara langsung penting untuk mengetahui kondisi pemilih di lapangan. Hasil kegiatan dapat menjadi bahan dalam menyusun langkah pencegahan.

Selain verifikasi data, kegiatan tersebut memperkuat hubungan Bawaslu dengan masyarakat. Keluarga dan warga sekitar memberikan informasi mengenai kondisi pemilih. Keterlibatan tersebut menjadi salah satu bentuk pengawasan partisipatif yang dapat dikembangkan menjelang Pemilu 2029.

Bawaslu Kabupaten Magelang akan menjadikan hasil kegiatan sebagai bahan pemetaan potensi kerawanan. Penguatan koordinasi dengan KPU, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat akan terus dilakukan. Langkah tersebut diharapkan mendukung pemutakhiran data pemilih yang lebih akurat dan berkelanjutan.

penulis: desiana