Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Magelang Dorong Pengawasan Partisipatif Pemutakhiran Data

tempuran

Kota Mungkid — Pengawasan pemutakhiran data pemilih tidak hanya dilakukan melalui pemeriksaan administrasi, tetapi juga membutuhkan informasi faktual dari masyarakat. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) Data Pemilih Luar Negeri yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Magelang di Kecamatan Mungkid, Kamis (23/9/2026). Pemerintah desa turut menjadi bagian penting dalam memberikan informasi mengenai keberadaan pemilih.

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu melakukan pendampingan terhadap proses Coktas yang dilaksanakan KPU Kabupaten Magelang. Tim dipimpin Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang Sumarni Aini Chabibah, S.S., M.Hum., bersama jajaran sekretariat. Pengawasan dilakukan dengan mendatangi lokasi dan melakukan koordinasi dengan perangkat desa.

Di Desa Srumbung, perangkat desa memberikan informasi mengenai keberadaan Sumadi yang tercatat sebagai pemilih luar negeri. Tim kemudian mendatangi rumah yang bersangkutan dan memastikan bahwa Sumadi berada di rumah. KPU selanjutnya melakukan pendataan berdasarkan hasil pengecekan.

Sementara di Desa Mungkid, pengecekan terhadap beberapa data menghasilkan informasi berbeda. Luthfi Farida Nurnaning masih berada di Singapura dan Dian Suhayati masih berada di Dubai, sedangkan Febri Cahyani telah kembali ke Kabupaten Magelang.

Atas kondisi tersebut, Luthfi Farida Nurnaning dan Dian Suhayati dinyatakan TMS, sementara Febri Cahyani dinyatakan MS. Hasil ini menunjukkan bahwa informasi dari lingkungan tempat tinggal dapat membantu penyelenggara memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi pemilih.

Bawaslu Kabupaten Magelang mendorong masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam pengawasan pemutakhiran data pemilih. Pengawasan partisipatif di tingkat desa diharapkan dapat membantu menjaga kualitas data sekaligus mendukung pemenuhan hak pilih masyarakat.

penulis: desiana