Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Magelang dan Wakil Bupati Bahas Pencegahan Politik Uang

tempuran

Kota Mungkid — Pencegahan politik uang menjadi salah satu agenda yang disampaikan Bawaslu Kabupaten Magelang dalam konsolidasi demokrasi bersama Wakil Bupati Magelang H. Sahid, S.H., Senin (28/09/2026). Pertemuan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penguatan komunikasi kelembagaan pada masa non-tahapan. Bawaslu menyampaikan berbagai agenda pendidikan demokrasi kepada Wakil Bupati. Salah satunya adalah Ruwat Rawat Desa Anti Politik Uang pada 1 Oktober 2026.

Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang Chandra Yoga Kusuma menyampaikan bahwa pencegahan politik uang membutuhkan kesadaran masyarakat. Menurutnya, pendidikan politik perlu dilakukan agar masyarakat memahami persoalan yang dapat memengaruhi proses demokrasi. Edukasi tersebut perlu dilakukan secara berkelanjutan. Desa menjadi salah satu ruang yang strategis untuk menyampaikan pesan pencegahan.

Ruwat Rawat Desa APU menjadi salah satu kegiatan yang disiapkan Bawaslu untuk memperkuat pesan tersebut. Masyarakat akan diajak memahami pentingnya menjaga pilihan politik. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk membangun kesadaran mengenai bahaya politik uang. Dengan pendekatan berbasis masyarakat, pesan pencegahan diharapkan dapat diterima secara lebih dekat.

Muhammad Hafidh menambahkan bahwa masyarakat dapat mengambil bagian dalam pencegahan melalui pengawasan partisipatif. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga proses demokrasi. Bawaslu terus mendorong masyarakat agar memahami ruang partisipasinya. Pendidikan menjadi salah satu sarana untuk memperkuat keterlibatan tersebut.

Konsolidasi dengan Wakil Bupati Magelang menjadi bagian dari upaya Bawaslu memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah. Agenda Ruwat Rawat Desa APU pada 1 Oktober 2026 menjadi salah satu kegiatan yang disampaikan. Bawaslu berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pencegahan politik uang. Pengawasan partisipatif akan terus didorong melalui berbagai kegiatan pendidikan masyarakat.

penulis: desiana