Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Magelang Ikuti Literasi Pojok Pengawasan Vol. 10: Bahas Arah Pengawasan Data Pemilih Berkelanjutan 2026

Penetapan DCT

Kota Mungkid— Bawaslu Kabupaten Magelang mengikuti kegiatan Literasi Pojok Pengawasan Volume 10 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube Bawaslu Jateng, Senin (23/2/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Quo Vadis Pengawasan Data Pemilih Berkelanjutan 2026?” ini diikuti oleh jajaran Bawaslu Provinsi serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Forum ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan strategi pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDBP) pasca tahapan Pemilu dan Pemilihan.

Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah dalam sambutannya menegaskan bahwa data pemilih merupakan fondasi utama kualitas demokrasi. Akurasi dan kemutakhiran daftar pemilih harus dijaga secara berkelanjutan, tidak hanya pada masa tahapan pemilu. Pada fase non-tahapan inilah peran pengawasan menjadi sangat strategis untuk memastikan tidak terjadi potensi ketidaksesuaian data.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah turut menekankan bahwa pengawasan PDBP 2026 tetap mengacu pada regulasi yang berlaku serta roadmap pengawasan yang telah ditetapkan. Strategi pengawasan meliputi koordinasi lintas stakeholder, pelaksanaan uji petik, pengawasan langsung, serta penguatan pengawasan partisipatif.

Dalam sesi materi, narasumber dari Bawaslu Provinsi Jawa Timur memaparkan berbagai tantangan pengawasan data pemilih, antara lain dinamika administrasi kependudukan, keterbatasan akses data, serta pentingnya integrasi sistem pengawasan berbasis digital. Sementara itu, narasumber dari Bawaslu Kabupaten Demak membagikan praktik pengawasan di tingkat daerah, termasuk penyandingan data historis, sinergi dengan KPU dan Dukcapil, serta pelibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif.

Bawaslu Kabupaten Magelang memandang kegiatan ini sebagai penguatan kapasitas kelembagaan dalam menghadapi tantangan pengawasan data pemilih ke depan. Melalui forum ini, jajaran pengawasan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait pentingnya sinkronisasi data lintas lembaga, penguatan literasi masyarakat, serta optimalisasi teknologi dalam mendukung pengawasan.

Keikutsertaan Bawaslu Kabupaten Magelang dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan, khususnya dalam menjaga akurasi dan integritas Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026.

Bawaslu Kabupaten Magelang akan terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait serta mendorong partisipasi masyarakat guna memastikan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan berintegritas.

penulis: Fadila

editor: desiana