Apel Pagi Bawaslu Kabupaten Magelang Perkuat Kinerja dan Sinergi Program Mingguan
|
Kota Mungkid - Bawaslu Kabupaten Magelang menggelar apel pagi pada Senin (20/04/2026) sebagai bentuk penguatan kedisiplinan dan koordinasi internal. Kegiatan ini menjadi rutinitas penting dalam menjaga ritme kerja organisasi. Seluruh jajaran mengikuti apel dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Apel pagi juga menjadi sarana penyampaian informasi terkait program kerja. Dengan demikian, seluruh pegawai memiliki pemahaman yang sama.
Apel pagi dipimpin oleh Plt Kepala Sekretariat, Yuni Karina, yang memberikan arahan kepada seluruh peserta. Ia menekankan bahwa penyelesaian SKP harus segera dilakukan oleh setiap pegawai. SKP merupakan bagian penting dalam sistem penilaian kinerja. Oleh karena itu, setiap target yang telah ditetapkan harus diselesaikan dengan baik. Hal ini penting untuk menjaga profesionalitas dan akuntabilitas lembaga.
Dalam kesempatan tersebut, Yuni Karina juga menyampaikan agenda kegiatan yang akan dilaksanakan pada minggu ini. Salah satunya adalah program P2P yang menjadi fokus penguatan pengawasan partisipatif. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan pemilu. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan lebih aktif dalam menjaga demokrasi. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengawasan.
Program P2P akan dilaksanakan dengan menggandeng Saka Adhyasta sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjangkau kalangan muda secara lebih luas. Saka Adhyasta dinilai memiliki peran penting dalam membangun kesadaran hukum di masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, program pengawasan dapat berjalan lebih efektif. Hal ini juga menjadi langkah konkret dalam pencegahan pelanggaran pemilu.
Selain itu, Bawaslu Kabupaten Magelang juga akan melaksanakan program “Bawaslu Mengajar” di kampus. Program ini menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa tentang pengawasan pemilu dan demokrasi. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen pengawasan yang kritis dan berintegritas. Kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara Bawaslu dan dunia akademik. Dengan demikian, penguatan demokrasi dapat dilakukan melalui berbagai lini masyarakat.
penulis: desiana