Lompat ke isi utama

Berita

Ngabuburit Produktif: Habib Shaleh Ajak Masyarakat Isi Ramadan dengan Literasi Demokrasi

Penetapan DCT

Kota Mungkid – Bawaslu Kabupaten Magelang kembali menghadirkan program Ngabuburit Pengawasan yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi lembaga. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari mulai 25 Februari hingga 13 Maret 2026 pukul 17.00 WIB. Program tersebut menjadi ruang diskusi santai menjelang waktu berbuka puasa yang membahas berbagai isu pengawasan pemilu. Pada kesempatan ini, Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh, hadir langsung menyampaikan materi kepada publik.

Dalam penyampaiannya, Habib Shaleh menegaskan bahwa ngabuburit tidak hanya identik dengan menunggu waktu berbuka sambil mencari takjil. Menurutnya, momentum Ramadan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat literasi masyarakat, termasuk dalam hal demokrasi. Ia mengajak masyarakat untuk mengisi waktu menjelang magrib dengan kegiatan yang memberikan manfaat. Diskusi ringan mengenai pengawasan pemilu menjadi salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman publik.

Program Ngabuburit Pengawasan dikemas dengan konsep obrolan santai agar mudah dipahami oleh berbagai kalangan. Meski disampaikan secara ringan, materi yang dibahas tetap memiliki kedalaman substansi. Isu demokrasi, integritas pemilu, serta pentingnya pengawasan partisipatif menjadi topik utama dalam setiap episode. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kualitas demokrasi.

Habib Shaleh juga mengajak masyarakat untuk mengikuti program tersebut secara rutin. Ia menilai kebiasaan kecil seperti menyimak diskusi yang edukatif dapat memberikan dampak besar bagi kehidupan demokrasi. Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya proses pemilu. Dengan pemahaman yang baik, potensi pelanggaran dapat dicegah sejak dini.

“Ngabuburit tidak harus selalu identik dengan kegiatan yang bersifat konsumtif. Kita bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan pengetahuan dan literasi, termasuk tentang demokrasi. Dari kebiasaan kecil seperti ini, kita dapat berkontribusi dalam menjaga integritas pemilu,” ujar Habib Shaleh.

Melalui program ini, Bawaslu Kabupaten Magelang berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya peran mereka dalam pengawasan pemilu. Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat nilai integritas dan tanggung jawab bersama. Dengan literasi yang baik, demokrasi yang sehat dan bermartabat dapat terus terjaga.

penulis: desiana