Lompat ke isi utama

Berita

Kolaborasi Strategis Bawaslu-UIN Perkuat Integritas Demokrasi

bawaslu

Kota Mungkid — Kolaborasi antara Bawaslu Kabupaten Magelang dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi langkah strategis dalam memperkuat integritas demokrasi. Pembahasan program KKN Tematik yang dilaksanakan pada Selasa (31/03/2026) menghasilkan sejumlah kesepakatan penting. Program ini difokuskan pada penguatan Desa Anti Politik Uang di beberapa wilayah. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat. Selain itu, program ini juga menjadi bentuk sinergi antara lembaga pengawas dan dunia akademik.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang Muhammad Habib Shaleh bersama anggota Bawaslu. Muhammad Fatkhan hadir sebagai dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Diskusi berlangsung dengan membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan program. Para peserta menekankan pentingnya integrasi antara teori dan praktik. Hal ini dinilai penting dalam memastikan keberhasilan program.

Empat desa telah ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Desa Dawung di Kecamatan Tegalrejo menjadi salah satu lokasi utama. Selain itu, Desa Pasuruhan dan Desa Deyangan di Kecamatan Mertoyudan juga menjadi bagian dari program. Desa Giyanti di Kecamatan Candimulyo turut menjadi sasaran kegiatan. Keempat desa tersebut akan menjadi pusat kegiatan KKN Tematik.

Habib Shaleh menegaskan bahwa program ini merupakan langkah konkret dalam menjaga integritas demokrasi. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa akan memberikan dampak positif. Menurutnya, mahasiswa dapat menjadi agen edukasi yang efektif. Habib juga menekankan pentingnya keberlanjutan program. Ia berharap program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang.

“Kolaborasi ini adalah bentuk komitmen bersama dalam menjaga demokrasi yang bersih. Mahasiswa akan menjadi bagian penting dalam proses edukasi masyarakat. Kami ingin membangun kesadaran kolektif yang kuat. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata. Demokrasi yang berkualitas harus dibangun bersama,” ujar Habib.

Muhammad Fatkhan menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari kontribusi akademisi terhadap masyarakat. Ia menjelaskan bahwa mahasiswa akan dilibatkan secara aktif dalam kegiatan lapangan. Menurutnya, pengalaman ini sangat penting bagi mahasiswa. Fatkhan juga menekankan pentingnya sinergi antara kampus dan lembaga. Ia berharap program ini dapat berjalan dengan baik dan sukses.

 

penulis: desiana