Desa Giyanti Jadi Model Kolaborasi Demokrasi Berbasis Kampus
|
Kota Mungkid — Desa Giyanti, Kecamatan Candimulyo, menjadi salah satu model kolaborasi demokrasi berbasis kampus melalui program KKN Tematik. Bawaslu Kabupaten Magelang bekerja sama dengan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam pelaksanaan program ini. Koordinasi dilakukan pada Sabtu (04/04/2026) bersama pemerintah desa. Selain itu, desa ini juga menjadi lokasi KKN dari UPN. Hal ini menjadi peluang besar dalam memperkuat edukasi masyarakat.
Pertemuan dihadiri oleh anggota Bawaslu Kabupaten Magelang Fauzan Rofiqun. Kepala Desa Giyanti, Heru Kurniawan Hidayatulloh, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Diskusi berlangsung dengan membahas pelaksanaan program. Para pihak sepakat untuk mendukung kegiatan ini. Sinergi antar pihak menjadi kunci keberhasilan.
Mahasiswa akan terlibat dalam berbagai kegiatan edukasi. Mereka akan memberikan pemahaman kepada masyarakat. Desa Giyanti diharapkan menjadi contoh bagi desa lain. Selain itu, program ini menjadi sarana pembelajaran. Hal ini memberikan dampak positif.
Fauzan menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis. Ia menilai bahwa kolaborasi ini sangat penting. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran besar. Fauzan juga menekankan pentingnya keberlanjutan. Ia berharap program ini sukses.
“Kolaborasi ini adalah bentuk nyata penguatan demokrasi. Kami ingin masyarakat semakin sadar. Mahasiswa akan menjadi penggerak utama. Kami optimistis program ini berhasil. Ini adalah langkah penting,” ujar Fauzan.
Heru menyampaikan kebanggaannya atas keterlibatan desa. Ia menilai bahwa program ini sangat bermanfaat. “Kami bangga desa kami menjadi bagian dari program ini. Kami siap mendukung penuh kegiatan ini. Semoga berjalan lancar. Ini adalah kesempatan baik,” ungkapnya.
penulis: desiana