Dari Rumah ke Rumah, Bawaslu Magelang Awasi Akurasi Data Pemilih
|
Kota Mungkid — Memastikan akurasi data pemilih dilakukan Bawaslu Kabupaten Magelang melalui uji petik secara door to door di Desa Sawangan, Kecamatan Sawangan, Rabu (7/10/2026). Pengawasan dilakukan dengan mendatangi langsung rumah warga yang menjadi sampel. Lebih dari 20 warga di Dusun Ngaglik Bawah dan Dusun Bakalan dilakukan pencermatan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengawasan terhadap Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB).
Lima tim diturunkan untuk melaksanakan uji petik di dua dusun tersebut. Sebanyak tiga tim melakukan pengawasan di Dusun Ngaglik Bawah, sementara dua tim lainnya melakukan uji petik di Dusun Bakalan. Dengan pola tersebut, petugas dapat melakukan pengawasan secara langsung kepada warga. Pengecekan dilakukan untuk melihat kesesuaian antara data yang menjadi sampel dengan kondisi faktual.
Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh, mengatakan pengawasan dari rumah ke rumah dilakukan untuk memperkuat validitas data pemilih. “Kami ingin memastikan bahwa data pemilih yang ada benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat. Karena itu, pengecekan secara langsung menjadi penting dalam proses pengawasan,” kata Habib.
Ia menjelaskan bahwa data pemilih harus selalu mengikuti dinamika kependudukan. Perubahan domisili maupun perubahan status kependudukan dapat menyebabkan adanya perubahan dalam daftar pemilih. Oleh karena itu, Bawaslu melakukan pengawasan secara berkelanjutan untuk mengetahui kondisi faktual yang terjadi di masyarakat.
Sumarni Aini Chabibah, Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, mengatakan uji petik menjadi sarana untuk mendapatkan informasi langsung dari masyarakat. “Kami mencermati data dengan kondisi warga yang sebenarnya. Dengan metode door to door, pengawasan menjadi lebih dekat dengan kondisi faktual di lapangan,” ujar Aini. Hasil pencermatan tersebut akan menjadi bahan pengawasan Bawaslu terhadap pemutakhiran DPB.
penulis: desiana