Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Magelang Tanamkan Nilai Integritas melalui Saka Adhyasta di SMA Taruna Nusantara

tempuran

Kota Mungkid — Nilai integritas menjadi salah satu hal penting dalam membangun proses demokrasi yang berkualitas. Untuk mengenalkan nilai tersebut kepada generasi muda, Bawaslu Kabupaten Magelang melaksanakan kegiatan Saka Adhyasta Pemilu di SMA Taruna Nusantara, Jumat (25/9/2026). Kegiatan diarahkan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian dalam kehidupan demokrasi. Pelajar menjadi salah satu sasaran penting dalam pendidikan pengawasan partisipatif.

Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Sumarni Aini Chabibah, menyampaikan bahwa integritas perlu ditanamkan tidak hanya kepada penyelenggara pemilu, tetapi juga kepada masyarakat. Menurutnya, proses demokrasi akan semakin kuat ketika masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga nilai-nilai kejujuran dan keadilan. “Integritas merupakan nilai yang perlu dibangun bersama, dan generasi muda harus menjadi bagian dari proses tersebut,” ungkap Aini. Ia berharap kegiatan Saka Adhyasta dapat menjadi ruang bagi peserta untuk memahami nilai tersebut secara lebih konkret.

Peserta diberikan pemahaman mengenai peran masyarakat dalam mencegah berbagai praktik yang dapat mengganggu integritas pemilu. Diskusi juga diarahkan pada bagaimana sikap individu dapat memberikan pengaruh terhadap lingkungan sosialnya. Peserta didorong untuk berani bersikap jujur, kritis, dan bertanggung jawab dalam menerima maupun menyampaikan informasi. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari karakter yang dibutuhkan dalam kehidupan demokrasi.

Sumarni menegaskan bahwa pendidikan pengawasan memiliki dimensi yang lebih luas daripada sekadar memahami aturan pemilu. Menurutnya, pengawasan juga berkaitan dengan pembentukan karakter masyarakat yang peduli dan bertanggung jawab. “Kami ingin Saka Adhyasta menjadi ruang pembelajaran yang tidak hanya mengenalkan kepemiluan, tetapi juga menanamkan nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya. Dengan demikian, pendidikan pengawasan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi muda.

Bawaslu Kabupaten Magelang berharap kegiatan tersebut dapat membangun kesadaran peserta mengenai pentingnya menjaga integritas demokrasi. Pelajar diharapkan mampu membawa nilai-nilai yang diperoleh dari kegiatan ke dalam lingkungan sekolah dan masyarakat. Saka Adhyasta menjadi salah satu wadah bagi generasi muda untuk mengenal pengawasan pemilu secara lebih dekat. Penguatan nilai integritas sejak dini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun budaya demokrasi yang berkelanjutan.

penulis: desiana