Bawaslu Magelang Konsisten Jaga Harmoni dalam Buka Bersama Forkopimda Salam
|
Kota Mungkid — Bawaslu Kabupaten Magelang kembali menghadiri buka bersama Forkopimda di Kecamatan Salam pada Sabtu (28/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi Ramadan 1447 H/2026 M antara pemerintah daerah dan unsur Forkopimda. Suasana yang hangat dan penuh kebersamaan menciptakan ruang dialog yang terbuka. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi lintas sektor.
Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menilai forum ini efektif membangun koordinasi yang lebih cair namun tetap substansial. Interaksi sebelum berbuka puasa membuka ruang diskusi yang konstruktif. Soliditas antar lembaga menjadi semakin kuat melalui komunikasi langsung.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Magelang memaparkan capaian selama satu tahun kepemimpinannya. Pembangunan sumber daya manusia ditegaskan sebagai prioritas utama pemerintah daerah. Berbagai kebijakan difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan warga. Program-program tersebut diarahkan agar berdampak nyata dan berkelanjutan.
Mulai tahun ajaran 2026, pemerintah akan memberikan bantuan seragam gratis bagi siswa SD dan SMP negeri. Program ini diharapkan meringankan beban orang tua saat memasuki tahun ajaran baru. Kebijakan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap pemerataan akses pendidikan. Dukungan masyarakat dinilai penting untuk memastikan pelaksanaannya tepat sasaran.
Muhammad Habib Shaleh menegaskan bahwa stabilitas sosial adalah fondasi demokrasi yang sehat. Ia menyebut koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat agar pembangunan berjalan kondusif. Bawaslu siap berkolaborasi menjaga harmoni dan kepercayaan publik. Sinergi Ramadan menjadi energi positif bagi Kabupaten Magelang.
“Komunikasi yang baik adalah kunci stabilitas. Bawaslu berkomitmen menjaga demokrasi tetap sejuk dan inklusif. Ramadan ini mempererat kebersamaan kita semua. Kami siap terus bersinergi demi daerah yang harmonis,” ujar Habib.
penulis: desiana