Bawaslu Magelang Hadiri Buka Bersama Forkopimda, Perkuat Harmoni Ramadan
|
Kota Mungkid — Bawaslu Kabupaten Magelang menghadiri kegiatan buka bersama Forkopimda yang digelar di Kecamatan Ngluwar pada Kamis (05/03/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda silaturahmi Ramadan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Magelang. Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang Muhammad Habib Shaleh hadir dalam kegiatan tersebut. Agenda ini menjadi ruang mempererat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengatakan bahwa Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat ukhuwah. Ia menilai kegiatan silaturahmi dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana menyampaikan capaian pembangunan daerah. Dialog yang terbuka diharapkan mampu memperkuat partisipasi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Magelang juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah selama satu tahun terakhir. Capaian tersebut dilaksanakan melalui program prioritas SAPTA CIPTA. Program tersebut mencakup berbagai sektor strategis pembangunan daerah. Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pada sektor kesehatan, pemerintah daerah menjalankan program rawat inap kelas 3 gratis bagi masyarakat kurang mampu. Program ini menjadi bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Sepanjang tahun 2025, program tersebut telah membantu 1.571 warga. Anggaran yang disalurkan mencapai Rp6,7 miliar.
Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang Muhammad Habib Shaleh mengatakan kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antar lembaga. Menurutnya, komunikasi yang baik sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial. Sinergi antar lembaga akan memperkuat pelayanan publik. Hal tersebut juga berdampak positif bagi pembangunan daerah.
“Bawaslu mendukung upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kebersamaan masyarakat. Sinergi lintas sektor harus terus dijaga. Komunikasi yang baik akan menciptakan stabilitas sosial yang kondusif. Kondisi tersebut penting bagi keberlangsungan pembangunan daerah,” kata Habib.
penulis: desiana