Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Magelang Dorong Edukasi Politik Uang Secara Berkelanjutan

tempuran

Kota Mungkid — Pendidikan dan kesadaran demokrasi masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan politik uang. Bawaslu Kabupaten Magelang menilai pencegahan perlu dilakukan secara berkelanjutan, termasuk pada masa non-tahapan pemilu. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam konsolidasi demokrasi bersama Polresta Magelang pada Senin (14/9/2026). Pertemuan ini menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam menjaga demokrasi di Kabupaten Magelang.

Konsolidasi dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang Muhammad Habib Shaleh dan Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Sumarni Aini Chabibah. Keduanya disambut langsung Kapolresta Magelang Kombes Pol. Edy Bagus Sumantri, S.I.K. Pertemuan tersebut membahas kondisi demokrasi serta pentingnya menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah. Pencegahan politik uang turut menjadi isu yang mendapat perhatian dalam pembahasan antarlembaga.

Sumarni Aini Chabibah mengatakan bahwa politik uang tidak hanya menjadi persoalan pada saat tahapan pemilu berlangsung. Menurutnya, upaya pencegahan perlu dibangun sejak awal melalui edukasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kebebasan menentukan pilihan politik. Oleh karena itu, penguatan sinergi antarlembaga diperlukan untuk mendukung pencegahan politik uang secara berkelanjutan.

“Politik uang bukan hanya persoalan ketika tahapan pemilu berlangsung. Pencegahan perlu dilakukan sejak awal melalui edukasi dan kolaborasi. Kami berharap sinergi dengan Polresta Magelang semakin kuat sehingga bersama-sama dapat menciptakan iklim demokrasi yang aman, sehat, dan berintegritas di Kabupaten Magelang,” kata Aini. Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya pendekatan pencegahan yang dilakukan secara konsisten. Kolaborasi kelembagaan diharapkan dapat memperkuat upaya membangun demokrasi yang berintegritas. Pencegahan sejak dini juga menjadi bagian dari kesiapan menghadapi Pemilu 2029.

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang Muhammad Habib Shaleh menambahkan bahwa komunikasi antarlembaga harus terus diperkuat pada masa non-tahapan. Menurutnya, koordinasi yang dibangun sejak dini dapat membantu memperkuat kesiapan menghadapi berbagai potensi kerawanan. Konsolidasi dengan Polresta Magelang diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga demokrasi yang aman dan kondusif. Melalui sinergi tersebut, Bawaslu Kabupaten Magelang berharap edukasi dan pencegahan politik uang dapat terus didukung oleh komunikasi kelembagaan yang baik.

penulis: desiana