Bawaslu Magelang Bangun Sinergi Demokrasi dengan Kalangan Pesantren
|
Kota Mungkid — Bawaslu Kabupaten Magelang terus membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren. Hal ini diwujudkan melalui kunjungan ke Pondok Pesantren Nurul Hasan, Geger, Tegalrejo, pada Senin (13/04/2026). Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Hafidh, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia bertemu dengan pengasuh pondok, KH Muhammad Showam. Pertemuan ini menjadi bagian dari konsolidasi demokrasi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog.
Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu menekankan pentingnya kolaborasi. Pesantren dinilai memiliki peran strategis dalam masyarakat. Oleh karena itu, sinergi harus terus diperkuat. Program “Bawaslu Goes to Pesantren” menjadi salah satu langkah. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi politik. Dengan demikian, kesadaran masyarakat meningkat.
Muhammad Hafidh menyampaikan bahwa sinergi menjadi kunci utama. Ia menegaskan bahwa semua pihak harus terlibat. “Kami ingin membangun kerja sama yang kuat dengan pesantren,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa komunikasi harus terus dijaga. Dengan demikian, program dapat berjalan optimal.
KH Muhammad Showam menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Bawaslu. Ia menilai bahwa kerja sama ini sangat penting. “Kami siap mendukung kegiatan yang bertujuan baik,” ungkapnya. Ia juga berharap adanya keberlanjutan. Koordinasi teknis akan dilakukan lebih lanjut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi semakin kuat. Bawaslu Kabupaten Magelang terus mendorong kolaborasi. Selain itu, pendekatan ini dinilai efektif. Pesantren menjadi mitra strategis. Upaya ini diharapkan memberikan dampak nyata.
penulis: desiana