Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Magelang Bersama KKN Tematik UIN Sunan Kalijaga Gelar Sosialisasi Desa Anti Politik Uang di Desa Pasuruhan

tempuran

Kota Mungkid – Bawaslu Kabupaten Magelang bersama mahasiswa KKN Tematik UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar kegiatan sosialisasi Desa Anti Politik Uang di Desa Pasuruhan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Rabu (05/08/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pendidikan politik kepada masyarakat sekaligus menanamkan budaya demokrasi yang bersih, jujur, dan berintegritas sejak tingkat desa. Melalui sinergi antara Bawaslu dan perguruan tinggi, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menolak praktik politik uang dalam setiap penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Pasuruhan, Atik Hartiningsih, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya sosialisasi tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa, Bawaslu, dan mahasiswa KKN menjadi langkah positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya politik uang. Ia berharap Desa Pasuruhan mampu menjadi contoh desa yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi yang sehat serta berkomitmen menjaga integritas pemilu di masa mendatang.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa politik uang merupakan salah satu pelanggaran yang dapat merusak kualitas demokrasi karena menghilangkan kebebasan masyarakat dalam menentukan pilihan politik. Selain berdampak pada menurunnya kualitas kepemimpinan, praktik tersebut juga berpotensi memunculkan penyalahgunaan kewenangan oleh pihak yang terpilih.

Muhammad Habib Shaleh menegaskan bahwa pencegahan politik uang tidak dapat dilakukan oleh Bawaslu sendiri, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, masyarakat memiliki peran strategis sebagai pengawas partisipatif yang mampu memberikan edukasi, menolak pemberian dalam bentuk apa pun yang berkaitan dengan kepentingan politik, serta berani melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran. Dengan demikian, upaya pencegahan dapat dilakukan secara berkelanjutan hingga ke lingkungan terkecil.

"Desa Anti Politik Uang bukan sekadar sebuah program, tetapi merupakan komitmen bersama untuk membangun budaya politik yang bersih dan berintegritas. Kami berharap masyarakat Desa Pasuruhan dapat menjadi pelopor dalam menolak segala bentuk praktik politik uang sehingga demokrasi yang berkualitas dapat terwujud," ujar Muhammad Habib Shaleh.

Kegiatan berlangsung dengan antusias melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan narasumber. Mahasiswa KKN Tematik UIN Sunan Kalijaga turut berperan aktif dalam mendukung jalannya kegiatan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengawasan partisipatif serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan bebas dari praktik politik uang di Kabupaten Magelang.

penulis: desiana