Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Dorong Desa Girirejo Jadi Pelopor Pengawasan Partisipatif

Penetapan DCT

Kota Mungkid — Bawaslu Kabupaten Magelang terus mendorong penguatan pengawasan partisipatif di tingkat desa melalui kegiatan sambang desa. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, Rabu (8/04/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Chandra Yoga Kusuma. Kehadiran Bawaslu disambut oleh Plt Kepala Desa Girirejo, Sutarno. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi.

Dalam kegiatan ini, Bawaslu menekankan pentingnya menjadikan desa sebagai basis utama pengawasan demokrasi. Desa memiliki peran strategis dalam mendeteksi potensi pelanggaran sejak dini. Dengan keterlibatan aktif masyarakat desa, pengawasan tidak hanya bersifat formal. Namun, juga menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan. Hal ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas.

Chandra Yoga Kusuma menyampaikan bahwa Desa Girirejo memiliki potensi besar menjadi pelopor pengawasan partisipatif. Ia menilai antusiasme pemerintah desa menjadi indikator positif. Selain itu, keterbukaan dalam berdialog menjadi kekuatan tersendiri. Bawaslu akan terus mendorong desa-desa untuk aktif dalam pengawasan. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan yang efektif.

“Kami melihat Desa Girirejo memiliki semangat yang kuat untuk terlibat dalam pengawasan demokrasi. Ini menjadi modal penting untuk membangun desa sebagai pelopor pengawasan partisipatif,” ujar Chandra.

Sutarno menyampaikan bahwa pemerintah desa siap mengambil peran dalam mendukung pengawasan pemilu. Ia menegaskan bahwa partisipasi masyarakat akan terus didorong. Pemerintah desa juga akan aktif menyosialisasikan pentingnya demokrasi yang bersih. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab bersama. Sinergi dengan Bawaslu akan terus diperkuat.

“Kami siap menjadikan Desa Girirejo sebagai bagian dari gerakan pengawasan partisipatif. Dukungan dari Bawaslu sangat berarti bagi kami dalam membangun kesadaran masyarakat,” ungkap Sutarno.

penulis: desiana